Showing posts with label berita internasional. Show all posts
Showing posts with label berita internasional. Show all posts

Wednesday, March 16, 2011

Fenomena Menakjubkan - Laser Akan Ungkap Rahasia Stonehenge

Rahasia yang tersimpan dalam monumen batu kuno Stonehenge tak lama lagi akan terungkap. Para peneliti menggunakan teknik laser untuk menyibak misteri yang disimpannya.

Sampai saat ini, belum ada yang bisa memastikan fungsi atau tujuan pembangunan Stonehenge di masa lalu. Monumen megalitikum berupa batu-batu berukuran sangat besar yang disusun vertikal dengan tinggi 10 kaki dan berat berton-ton itu diperkirakan para ahli arkeologi sebagai penanda tempat pemakaman atau sebuah observatorium astronomi. Sebagian peneliti lain menduga situs yang berusia lima ribu tahun tersebut dibangun pada posisi yang tepat untuk mengamati langit. Bahkan ada yang menyebutkan Stonehenge sebagai tujuan wisata kuno yang berfungsi sebagai pusat penyembuhan.

Kini, para peneliti menggunakan teknologi laser untuk memperoleh jawaban yang lebih pasti. "Kami menggunakan laser untuk memindai hampir tiga lusin batuan megalith yang berada di Dataran Sarlisbury, Inggris selatan itu agar dapat memperoleh informasi lebih detail tentang Stonehenge dan daerah di sekitarnya," jelas Paul Bryan, juru bicara Dinas Bangunan dan Monumen Bersejarah Inggris.

Untuk meneliti setiap inci dari setiap batuan Stonehenge para peneliti saat ini melakukan pemindaian laser 3D yang dipadukan dengan teknologi pencitraan digital. Dengan teknik baru ini, mereka berharap akan dapat mengungkap arti gambar dan grafitti modern yang terukir pada beberapa batu raksasa tersebut yang kerap disebut sebagai "seni batu". Hasil akhir pemindaian dan pencitraan akan menjadi model yang paling akurat dari situs kuno tersebut.

Dave Batchelor, ahli arkeologi dari English Heritage mengatakan bahwa permukaan batu Stonehenge menyimpan petunjuk masa lalu yang sangat menarik. "Batuan itu bagaikan manuskrip yang menyimpan informasi tentang pemikiran, upaya, dan berbagai keanehan yang menandai kehidupan manusia ribuan tahun lalu," katanya. Oleh karena itu, Batchelor sangat antusias menanti temuan yang akan diperoleh.

Hal Tolol Yang Dilakukan Jika Tentara Tengah Depresi

Inilah gan hal tolol yang di lakukan tentara2 jika mereka tengah depresi wkk ngakak abis gan


Army Photos
Army 
Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos
Army Photos

Sungguh Aneh Makan Dilayani Pembunuh Di Restoran Fortezza Medicea

ANDA mungkin berpikir ulang mencoba datang serta menyantap makanan di penjara Fortezza Medicea di Italia.

Alasan sederhananya karena lokasi restoran itu berada di dalam penjara yang spesifik yaitu untuk pembunuh kelas kakap dengan pengamanan sangat ketat, mafioso, perampok dan pembunuh dipekerjakan sebagai koki dan pelayannya.

Hilangkan perasaan dan pikiran takut Anda karena narapidana yang melayani Anda adalah yang masa kurungannya tinggal beberapa bulan dan mereka dinyatakan memiliki sikap yang baik selama di dalam.

Dekorasi restoran ini dilengkapi dengan tembok setinggi 60 kaki, menara pengawas, kamera pengaman yang telah beroperasi selama 500 tahun. Selain itu juga dilengkapi dengan sipir penjara lengkap dengan senjatanya.

Jika Anda yang berminat datang ke restoranpun harus melewati prosedur ekstra ketat dan rumit. Untuk memesan meja saja, Anda diwajibkan memesan minimal satu minggu sebelumnya.

Setibanya di penjara, Anda akan menjalani pemeriksaan keamanan yang ketat berlapis hingga di restoran. Jika salah satu prosedur keamanan gagal, Anda tidak dapat masuk ke dalam restoran. Namun, bagi Anda yang beruntung, tentu saja pengalaman menyantap masakan di dalam penjara mungkin salah satu yang berharga.

Sungguh Disayangkan Inilah .!! Kisah Genius Orang Indonesia Yang Berkarya Di Amerika Serikat

Berita dari Medan itu membuat Nelson Tansu lemas. Di Universitas Lehigh, Pennsylvania, Amerika Serikat, tempatnya bekerja sehari-hari, Agustus 2 tahun lalu ia meradang. Kabar itu demikian membuatnya shocked: mama tercintanya, Auw Lie Min, dan papa tersayangnya, Iskandar Tansu, direktur percetakan PT Mutiara Inti Sari, tewas. Mereka dibunuh oleh perampok di area perkebunan karet PTPN II Tanjung Morawa.

Peristiwa itu sempat membuatnya "tak percaya" terhadap Indonesia. Pria kelahiran 20 Oktober 1977 ini adalah seorang jenius. Ia adalah pakar teknologi nano. Fokusnya adalah bidang eksperimen mengenai semikonduktor berstruktur nano.

Teknologi nano adalah kunci bagi perkembangan sains dan rekayasa masa depan. Inovasi-inovasi teknologi Amerika, yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari seluruh orang di dunia, bertopang pada anak anak muda brilian semacam Nelson. Nelson, misalnya, mampu memberdayakan sinar laser dengan listrik superhemat. Sementara sinar laser biasanya perlu listrik 100 watt, di tangannya cuma perlu 1,5 watt.

Penemuan-penemuannya bisa membuat lebih murah banyak hal. Tak mengherankan bila pada Mei lalu, di usia yang belum 32 tahun, Nelson diangkat sebagai profesor di Universitas Lehigh. Itu setelah ia memecahkan rekor menjadi asisten profesor termuda sepanjang sejarah pantai timur di Amerika. Ia menjadi asisten profesor pada usia 25 tahun, sementara sebelumnya, Linus Pauling, penerima Nobel Kimia pada 1954, menjadi asisten profesor pada usia 26 tahun. Mudah bagi anak muda semacam Nelson ini bila ingin menjadi warga negara Amerika.

Amerika pasti menyambutnya dengan tangan terbuka. "Apakah tragedi orang tuanya membikin Nelson benci terhadap Indonesia dan membuatnya ingin beralih kewarganegaraan?" "Tidak. Hati Saya tetap melekat dengan Indonesia," katanya kepada Tempo. Nelson bercerita, sampai kini ia getol merekrut mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan riset S-2 dan S-3 di Lehigh. Ia masih memiliki ambisi untuk balik ke Indonesia dan menjadikan universitas di Indonesia sebagai universitas papan atas di Asia.

Jawaban Nelson mengharukan. Nelson adalah aset kita. Ia tumbuh cemerlang tanpa perhatian negara sama sekali. Bila Koran Tempo kali ini menurunkan liputan khusus mengenai orang-orang seperti Nelson, itu karena koran ini melihat sesungguhnya kita cukup memiliki ilmuwan dan pekerja profesional yang berprestasi di luar negeri. Diaspora kita bukan hanya tenaga kerja Indonesia. Kita memiliki sejumlah Nelson lain—di Amerika, Eropa, dan Jepang. Orang orang yang sebetulnya, bila diperhatikan pemerintah, akan bisa memberikan sumbangan berarti bagi kemajuan Indonesia.


Matahari setengah rebah di Medari, Sleman, Yogyakarta. Asar sudah datang. Zakaria bergegas mencari anaknya, Muhammad Arief Budiman. Dia bisa berada di mana saja: di sawah, di kebun salak pondoh, atau jika sedang beruntung ia akan ditemukan di sekitar rumah. Zakaria harus menemukannya sebelum matahari terlalu rebah, agar anaknya tak melewatkan salat asar dan mengaji di musala.

Saint Louis, Missouri, Amerika Serikat. Tiga puluh tahun kemudian....

Di sebuah ruang kerja di kompleks Orion Genomic, salah satu perusahaan riset bioteknologi terkemuka di negeri itu, seorang lelaki Jawa berwajah "dagadu" sebab senyum tak pernah lepas dari bibirnya kerap terlihat sedang salat. Dialah anak Zakaria itu. Pada mulanya bercita-cita menjadi pilot, lalu ingin jadi dokter karena harus berkacamata sewaktu SMP, anak pekerja pabrik tekstil GKBI itu sekarang menjadi motor riset utama di Orion. Jabatannya: Kepala Library Technologies Group. Menurut BusinessWeek, ia merupakan satu dari enam eksekutif kunci perusahaan genetika itu.

Genetika adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari gen, pembawa sifat pada makhluk hidup. Peran ilmu ini bakal makin sentral di masa depan: dalam peperangan melawan penyakit, rehabilitasi lingkungan, hingga menjawab kebutu*an pangan dunia.

Arief tak hanya terpandang di perusahaannya. Namanya juga moncer di antara sejawatnya di negara yang menjadi pusat pengembangan ilmu tersebut: menjadi anggota American Society for Plant Biologists dan ini lebih bergengsi baginya karena ia ahli genetika tanaman American Association for Cancer Research.

Asosiasi peneliti kanker bukan perkumpulan ilmuwan biasa. Dokter bertitel PhD pun belum tentu bisa "membeli" kartu anggota asosiasi ini. Agar seseorang bisa menjadi anggota asosiasi ini, ia harus aktif meneliti penyakit kanker pada manusia. Ia juga harus membawa surat rekomendasi dari profesor yang lebih dulu aktif dalam riset itu serta tahu persis riset dan kontribusi orang itu di bidang kanker. Arief mendapatkan kartu itu karena, "Meskipun latar belakang saya adalah peneliti genome tanaman, saya banyak melakukan riset genetika mengenai kanker manusia," ujarnya.

Kita pun seperti melihat sepenggal kecil sejarah Indonesia yang sedang diputar ulang. Pada akhir 1955, ahli genetika (dulu pemuliaan) tanaman kelahiran Jawa yang malang-melintang di Eropa dan Amerika, Joe Hin Tjio, dicatat dengan tinta emas dalam sejarah genetika karena temuannya tentang genetika manusia. Ia menemukan bahwa kromosom manusia berjumlah 46 buah bukan 48 seperti keyakinan ahli genetika manusia di masa itu ("The Chromosome Number of Man. Jurnal Hereditas vol. 42: halaman 1-6, 1956). Tjio lahir pada 1916, wafat pada 2001 bisa menghitung kromosom itu dengan tepat setelah ia menyempurnakan teknik pemisahan kromosom manusia pada preparat gelas yang dikembangkan Dr T.C. Hsu di Texas University, Amerika Serikat.

Fenomena Ajaib !!! Ada Lafazd ALLAH Di Tsunami Jepang

Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” (Q.S. An Nuur 24:35).

Saat ini sedang ramai dibicarakan tentang penemuan Lafadz Allah pada peristiwa Tsunami di Jepang kemaren melalui Video Streaming yang disiarkan oleh Televisi NHK – Jepang. Berikut gambarnya yang diambil dari tayang Video Streaming tersebut.


dan ini adalah Foto diatas yang telah diperjelas atau di beri garis bantu oleh penemu Lafadz tersebut.


Garis tersebut membentuk huruf arab yang bila dibaca akan menjadi “Bismillah”, yang artinya “Dengan menyebut ashma Allah”

Inilah Video Streaming yang berhubungan dengan gambar diatas :



Perlu dijelaskan disini Lafadz Allah itu terbentuk dengan sendirinya dimana mobil-mobil yang akan di export melalui Kapal Laut itu hanyut terbawa Tsunami disebuah tanah lapang didekat Pelabuhan Tokyo dan Video Streaming ini diambil oleh Kru NHK-Jepang melalui Helikopter ketika memantau Kondisi Jepang terakhir paskah Gempa dan Tsunami. Tentunya Kru dari NHK tidak paham akan penemuan ini dan hanya Orang-orang Islam yang percaya saja atas pesan Ilahi ini.

Allahu ‘Alam Bishawab.

Sekali lagi Fenomena ini adalah hanya untuk orang yang mempercahyaiNYA dan tidak ada maksud dan tendensi apapun dalam menyikapi Musibah yang terjadi di Jepang tersebut. Kita tidak berhak untuk berprasangka dan hanya milik Allah sajalah Prasangka tentang Bencana Tsunami ini. sebaliknya bagi orang yang percaya jadikanlah ini sebagai hikmah untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhana Huwata ‘Ala.

BENCANA ADALAH TAKDIR ILAHI

Sesungguhnya musibah dan bencana merupakan bagian dari takdir Allah Yang Maha Bijaksana. Allah ta’ala berfirman,


“Tidaklah menimpa suatu musibah kecuali dengan izin Allah. Barang siapa yang beriman kepada Allah maka Allah akan berikan petunjuk ke dalam hatinya.” (Qs. at-Taghabun: 11)
Free PageRank Checker